Cara Mudah Untuk Menyikapi Berita Hoax

Cara Mudah Untuk Menyikapi Berita Hoax. Dalam 10 tahun terakhir jaringan internet telah menjadi tersedia tidak hanya di kota-kota besar tetapi saat ini juga kota-kota kecil karena beberapa daerah yang pemerintah daerahnya peduli dengan perkembangan teknologi bahkan menyediakan ruang bebas dan akses internet gratis (Zona WiFi),

Dengan cara ini, baik berita domestik dan asing yang sulit diakses karena hanya melalui media cetak dan media televisi, saat ini 24 jam dapat diakses selama ada jaringan internet dan perangkat yang mendukung mudah dibawa ke mana saja seperti laptop dan ponsel berbasis Android atau Apple.

Akses ke informasi melalui media sosial sekarang dapat menyebar tanpa dukungan melalui beberapa aplikasi seperti: Facebook, Twitter, Instagram, Blackberry, Whatsapp, Telegram, media online dan forum berita. Hal positif dengan adanya jaringan internet yang mudah diakses adalah informasi di setiap bagian dunia yang dapat diperoleh secara langsung selama ponsel atau laptop kita memiliki jaringan internet yang baik melalui kuota dari penyedia telepon atau WiFi gratis.

Ironisnya adalah bahwa sekarang kita sudah banyak menyaksikan bersama banyak berita negatif yang cenderung memfitnah (bahasa kerennya adalah HOAX). Kita perlu menangani masalah ini bersama-sama, tetapi satu hal yang pasti bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dibatasi, selama pemikiran manusia terus berinovasi, teknologi akan berkembang.

Untuk dampak negatif di atas, penulis merekomendasikan agar pembaca media online melakukan yang beberapa langkah berikut:

Kita harus menggunakan akal sehat, logika dan kecerdasan intelektual kita, jangan hanya menyalin dan menempel langsung ke media sosial lain karena jika fitnah kita dapat ditangkap dalam sanksi hukum oleh Polisi dengan argumen melanggar Informasi Elektronik dan UU Transaksi ( UU ITE) dan dapat dikenakan hukuman penjara.

Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Mendapat Berita Hoax?

Secara umum, hoax adalah peristiwa yang menyebarkan informasi yang tidak akurat tetapi sudah dianggap sebagai kebenaran. Sekarang di masa sekarang, kebohongan atau tipuan melibatkan banyak teknologi. Berita bohong yang telah menjadi viral belakangan ini telah menjadi subur dan terus menyebar hampir tanpa batas karena teknologi telah memungkinkan.

Sayangnya, efek dari distribusi tipuan di Indonesia lebih negatif. Hebatnya, penyebaran tipuan itu sendiri bahkan mencapai berbagai aspek kehidupan. Mulai dari fenomena bencana alam, pemilihan kepala daerah, seleksi penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi, hingga bisnis tes CPNS, sehingga mudah disisipkan oleh tipuan.

Membandingkan berita (perbandingan)

Cukup dengan membandingkan satu cerita dengan yang lain, Anda dapat menilai apakah berita itu bohong atau tidak. Tentu saja itu bisa dilakukan jika Anda berpikir logis.

Jelajahi sumber berita

Bagi Anda yang gemar membaca, terutama di gadget, mencari sumber berita itu menyenangkan. Anda dapat sekaligus mengetahui lebih banyak tentang berita tanpa membuat kesimpulan tergesa-gesa yang sebenarnya mengarah pada persepsi yang salah tentang sesuatu.

Di era teknologi informasi yang sangat cepat, kita benar-benar dituntut untuk teliti dalam segala hal. Karena itu, jangan buru-buru menarik kesimpulan, Pintarian! Jika kita tidak hati-hati, kita akan terlibat dalam gugatan karena tipuan.

Jika terasa berita itu mengandung elemen negatif dan meragukan kebenarannya, lebih baik baca saja sendiri.

Jika memungkinkan, kami mencari sumber berita karena berita tipuan biasanya memiliki kata: “SEBARKAN”, “VIRALKAN” dan kata-kata lain yang dipaksakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *