Proposal Skripsi Aplikasi Lowongan Pekerjaan Berbasis Mobile

Proposal Skripsi Aplikasi Lowongan Pekerjaan Berbasis Mobile Lans Rohman Indo Smart School

Proposal Skripsi Aplikasi Lowongan Pekerjaan Berbasis Mobile – Proposal Skripsi Indonesia pada tahun 2016 memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dimana semua tenaga kerja dapat mencari pekerjaan di kawasan ASEAN dengan beberapa profesi yang disepakati untuk bebas bekerja di negara-negara ASEAN. Setiap tahun jumlah lulusan siswa dari jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) semakin meningkat. Dari sekian banyak lulusan SMK banyak diantaranya yang belum memiliki pekerjaan setelah lulus dari SMK. SMK merupakan bagian penting dari terciptanya tenaga kerja professional yang berkemampuan dasar yang bagus.

Baca Juga : Skema Sertifikasi

SMK Kerja 1 Indonesia memiliki satu badan atau organisasi yang bergerak di bidang penyaluran tenaga kerja yaitu BKK ( Bursa Kerja Khusus ). BKK bergerak di bidang penyaluran tenaga kerja dan kebanyakan tenaga kerja yang disalurkan adalah alumni dari SMK Kerja 1 Indonesia. Dikarenakan dalam penyampaian informasi BKK hanya mengunakan selebaran yang di tempel di papan pengumuman sekolah, maka bagi siswa yang ingin melihat informasi lowongan pekerjaan harus datang ke SMK Kerja 1 Indonesia. Akibatnya alumni membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dan informasi lowongan pekerjaan yang ada kurang bisa tersebar secara luas kepada para alumni SMK Kerja 1 Indonesia.

Berdasarkan permasalahan diatas, maka penulis tertarik untuk merancang sebuah aplikasi yang bisa menyampaikan informasi lowongan pekerjaan secara luas dan dapat dijalankan di Handphone yang sudah berbasis OS android. Aplikasi ini akan memberikan informasi ke penguna secara otomatis jika ada lowongan pekerjaan terbaru atau info-info tentang lowongan pekerjaan asalkan penguna terhubung dengan internet.

  • Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, rumusan masalah yang akan dibahas dalam penyusunan laporan ini adalah: “Bagaimana membuat aplikasi lowongan pekerjaan berbasis android pada SMK Kerja 1 Indonesia?”.

  • Batasan Masalah

Untuk membatasi cakupan bahasan yang dibahas dalam laporan ini, maka penulis membatasi permasalahan pada :

  1. Rancangan aplikasi ini dikhususkan pada alumni SMK Kerja 1 Indonesia.
  2. Rancangan aplikasi ini dikhususkan pada pengguna HP android dengan OS minimal versi 2.3 dan Resolusi layar HP minimal 320 x 240 pixel.
  3. Fitur aplikasi ini hanya berhubungan dengan :

Proposal Skripsi Aplikasi Lowongan Pekerjaan Berbasis Mobile

Fitur Admin.

  1. Penyebaran informasi lowongan pekerjaan
  2. Pendataan pendaftar lowongan pekerjaan
  3. Laporan informasi lowongan pekerjaan
  4. Laporan data pendaftar lowongan pekerjaan

Fitur User.

  1. Informasi lowongan pekerjaan.
  2. Informasi lain-lain
  3. Pendaftaran lowongan Pekerjaan.
  4. Notifikasi informasi
  5. Pemberian informasi lowongan kepada admin.
  6. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa pemrograman Android dan mengunakan Mysql sebagai databasenya.
  7. Rancangan aplikasi lowongan pekerjaan terdiri dari aplikasi Client dan Aplikasi Server (admin).
  8. Tujuan Penelitian

Penulisan laporan penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi lowongan pekerjaan pada SMK Kerja 1 Indonesia yang dapat memberikan informasi yang cepat dan benar pada alumni SMK Kerja 1 Indonesia.

  • Manfaat Penelitian

Manfaat yang diperoleh dalam pembuatan skripsi ini adalah sebagai berikut :

  1. Manfaat Teoritis
  2. Dapat menjadi referensi untuk peneliti selanjutnya yang tertarik dalam mengembangkan penelitian di bidang aplikasi lowongan pekerjaan.
  3. Sebagai sarana untuk menerapkan dan memperdalam ilmu pengetahuan khususnya di bidang sistem informasi  yang diperoleh selama berada di bangku kuliah.
  4. Manfaat Praktis

Manfaat yang diperoleh adalah :

  1. Bagi SMK Kerja 1 Indonesia, Memudahkan pihak BKK dalam penyampaian informasi lowongan pekerjaan kepada alumni.
  2. Bagi Siswa/Alumni, memberi kemudahan akses dalam menerima informasi lowongan pekerjaan dari pihak BKK SMK Kerja 1 Indonesia. Siswa/Alumni juga bias memberikan masukan informasi lowongan pekerjaan kepada pihak BKK SMK Bisa 1 Indonesia.
  3. Tinjauan Pustaka

Kusmiati (2015) melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan Sistem Informasi Bursa Lowongan Pekerjaan Divisi Career Center Palcomtech Berbasis Web” jurnal tersebut membahas tentang pembuatan Sistem Informasi Bursa Lowongan pekerjaan. Pada jurnal tersebut terdapat fitur web career center yang berisikan system informasi bursa lowongan pekerjaan. Sedangkan Aplikasi yang penulis buat terdapat fitur dimana jika ada updateinformasi lowongan pekerjaan maka data akan terkirim otomatis kepada semua pengguna aplikasi yang penulis buat.

Prameswar dan Cristianti (2013) melakukan penelitian dengan judul “Sistem Informasi dan Lamaran Pekerjaan Berbasis Web Menggunakan ASP.NET”. Jurnal tersebut membahas tentang pembuatan Sistem Informasi Lowongan dan Lamaran Pekerjaan. Pada Jurnal tersebut terdapat fitur pengguna dapat mencari pekerjaan berdasarkan nama pekerjaan, lokasi kerja atau spesialisasi. Sedangkan Aplikasi yang penulis buat terdapat fitur dimana pengguna aplikasi akan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan beserta pengguna juga bias mengirimkan data lowongan pekerjaan yang dia tahu kepada admin.

Habibie (2012) melakukan penelitian dengan judul “pembangunan Sistem Informasi Penerimaan Calon Tenaga Kerja Secara online Berbasis Web Pada Bursa Kerja Khusus SMK Ganesha Tama Boyolali” Jurnal tersebut membahas tentang pembuatan system penerimaan calon kerja pada bursa kerja khusus SMK Ganesha Tama Boyolali. Pada jurnal tersebut terdapat fitur proses pendaftaran dan seleksi penerimaan calon tenaga kerja secara online. Selain itu disediakan juga layanan informasi bagi para calon tenaga kerja, antara lain melihat pengumuman lowongan pekerjaan, melihat hasil seleksi penerimaan calon tenaga kerja secara online. Sedangkan aplikasi yang penulis buat terdapat fitur dimana data lowongan pekerjaan bisa langsung dibuka lewat handphone Android tanpa harus lewat browser atau lewat computer.

  • Landasan Teori
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    • Pengertian Rekrutmen

Rekrutmen pada dasarnya merupakan usaha untuk mengisi jabatan atau pekerjaan yang kosong di lingkungan suatu organisasi atau perusahaan, untuk itu terdapat dua sumber tenaga kerja yakni sumber dari luar (eksternal) organisasi atau perusahaan dan sumber dari dalam (internal).

Rekrutmen yang efektif memerlukan tersedianya informasi yang akurat dan berkesinambungan mengenai jumlah dan kualifikasi individu yang di perlukan untuk melaksanakan berbagai pekerjaan dalam organisasi.

Aktivitas rekrutmen menyisihkan pelamar yang tidak tepat dan memfokuskan upayanya pada calon yang akan di panggil kembali. Aktivitas rekrutmen dapat membangun opini publik yang menguntungkan dengan cara mempengaruhi sikap para pelamar sedemikian rupa terlepas mereka di angkat atau tidak. Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pengertian rekrutmen, berikut di kemukakan beberapa definisi rekrutmen menurut beberapa ahli antara lain:

 “Serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang di perlukan untuk menutupi kekuarangan yang di identifikasi dalam perencanaan kepegawaian. Aktivitas rekrutmen di mulai pada saat calon mulai dicari, dan berakhir pada saat lamaran mereka diserahkan (Hasibuan, 2000:40)”.

Menurut Rivai (2004:160), menyatakan bahwa Rekrutmen adalah serangkaian kegiatan yang di mulai ketika sebuah perusahaan atau organisasi memerlukan tenaga kerja dan membuka lowongan sampai mendapatkan calon karyawan yang di inginkan atau kualified sesuai dengan jabatan atau lowongan yang ada.

  • Pengertian Informasi

Informasi sangat penting di dalam suatu organisasi. Bagi manajer, informasi yang diterimanya akan sangat bermanfaat untuk membantu dalam hal pengambilan keputusan. Informasi dapat didefinisikan sebagai berikut:

Menurut Jogiyanto (2001:8) Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya.Sumber dari informasi adalah data. Data adalah sekumpulan kajadian yang diangkat dari suatu kenyataan, yang belum dievaluasi atau bahan mentah. Data dapat terbentuk dari karakter yang berupa alfabet, angka maupun simbol-simbol khusus atau gabungan dari keduanya yang menggambarkan suatu ide, objek, kodisi atau situasi tertentu. Data diolah melalui suatu model menjadi informasi.

Nilai informasi ditentukan oleh 2 (dua) hal, yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaat lebih efektif dengan biaya mendapatkannya. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectiveness atau cost benefit. Tata (2005:30)

  • Pengertian Aplikasi

Menurut Shelly dan Cashman (2009:57). Aplikasi adalah seperangkat instruksi khusus dalam komputer yang dirancang agar kita menyelesaikan tugas-tugas tertentu. Sebagai contoh, aplikasi Word Processing adalah sebuah aplikasi yang di peruntukkan membuat dokumen tertulis, Aplikasi web browser adalah Aplikasi yang diperuntukkan untuk mencari sesuatu dan menampilkan halaman web.

  • Pengertian Android

Menurut Safaat (2012 : 1), Android adalah sistem operasi berbasis Linux bagi telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android juga menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri yang akan digunakan untuk berbagai macam piranti gerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat piranti lunak untuk ponsel.

  • Metode Pengembangan Sistem Informasi
  •  
  •  
    •  
      • Metode Pengembangan Sistem Waterfall

            Waterfall adalah suatu metodologi pengembangan perangkat lunak yang mengusulkan pendekatan kepada perangkat lunak sistematik dan sekuensial yang mulai pada tingkat kemajuan sistem pada seluruh nalis, design, kode, pengujian, dan pemeliharaan. Inti dari metode waterfall adalah pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan atau secara linear. Dalam penelitian ini, penulis hanya menggunakan metode pengembangan tersebut sampai pada tahap analisa dan perancangan sistem.

  • Tahap-tahap Pengembangan Sistem Waterfall

Menurut Jogiyanto H.M (2010:59) WaterFall adalah metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan dan postulat-postulat yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi. Pada metode ini terdapat 6 ( enam ) tahap untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Ke-6 ( enam ) tahapan itu tersusun dari atas ke bawah, diantaranya Engineering, Analisis, Design, Coding, Testing, Maintenance. Dimana konsep dari metode ini adalah bagaimana melihat suatu masalah secara sistematis dan terstruktur dari atas ke bawah. Tahap-tahap pengembangan perangkat lunak metode waterfall dapat dilihat dibawah ini :

Gambar 2.2 Waterfall Model ( Classic Life Cycle )

(Sumber : Jogiyanto, HM, 2001)

Proposal Skripsi Aplikasi Lowongan Pekerjaan Berbasis Mobile

Berikut ini akan diuraikan tahap-tahap pengembangan perangkat lunak

dengan menggunakan metode waterfall, yaitu :

  1. System Engineering, adalah tahap rekayasa system yang ada pada tahap ini menentukan kebutuhan-kebutuhan pada system yang akan dibangun.
  2. Analisis adalah tahap menganalisa hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek pembuatan atau pengembangan software.
  3. Design adalah tahap penterjemahan dari keperluan-keperluan yang yang dianalisis kedalam bentuk yang lebih mudah dimengerti oleh pemakai, yaitu dengan cara menampilkan kedalam Diagram kontek, data Diagram (Diagram Alir Data), entity Reationship. Struktur tabel, dan struktur menu.
  4. Coding, adalah tahap penterjemahan data / pemecahan masalah software yang telah dirancang kedalam bahasa pemograman yang telah ditentukan.
  5. Testing adalah tahap pengujian terhadap program yang telah dibuat. Pengujian ini dimulai dengan membuat suatu uji kasus untuk setiap fungsi pada perangkat lunak untuk sistem informasi prosedure persediaan barang kemudian dilanjutkan dengan pengujian terhadap modul-modul dan terakhir pada tampilan antara muka untuk memastikan tidak ada kesalahan dan semua berjalan dengan baik dan input yang diberikan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.
  6. Maintenance Perangkat lunak yang susah disampaikan kepada pelanggan pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan dengan lingkungan (periperal atau system operasi baru) baru, atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional.
    1. Alat Bantu Perancangan Sistem
      1. Flowchart

      Flowchat Adalah bagan ( chart ) yang menunjukan alir ( flow ) didalam program atau prosedur sistem atau logika. Bagan alir digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. Bagan alir program merupakan suatu bagan yang menggambarkan arus logika dari data yang akan diproses dalam suatu program dari awal sampai akhir. ( Jogiyanto H.M, 2001 : 795 )

  • Data Flow Diagram (DFD)

 Menurut Hanif Al Fatta (2007:106) Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.

       DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang di kembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir (misalnya lewat telepon, surat dan sebagainya) atau lingkungan fisik dimana data tersebut tersimpan (misalnya file kartu, hardisk, tape, diskette dan sebagainya). DFD merupakan alat yang cukup popular sekarang ini, karena dapat menggambarkan arus data di dalam sistem dengan struktur dan jelas serta merupakan dokumentasi dari sistem yang baik. (Jogiyanto HM, 2005 : 700)

  • Diagram Konteks

      Diagram Konteks adalah sebuah diagram sederhana yang menggambarkan hubungan antara entity luar, masukan dan keluaran sistem. Diagram konteks direpresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan.

  • Diagram Level

       DFD Level, model ini menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar fungsi yang berhubungan satu dengan yang lain dengan aliran dan penyimpanan data. Sebagai alat Bantu desain sistem, model ini hanya memodelkan dari sudut pandang fungsi.

      Dalam DFD level, ini akan terjadi penurunan level dimana dalam penurunan level yang lebih rendah harus mampu mempresentasikan proses tersebut ke dalam spesifikasi proses yang jelas. Jadi dalam DFD level bisa dimulai dari DFD level 0 kemudian turun DFD level 1 dan seterusnya. Setiap penurunan hanya dilakukan bila perlu. (Jogiyanto HM, 2005 : 713)

     Untuk membaca suatu DFD kita harus memahami dulu elemen-elemen yang menyususn suatu DFD. Ada 4 elemen yang menyusun DFD sebagai berikut. (Hanif Al Fatta, 2007 : 107)

  • Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram adalah sebuah diagram yang menggambarkan model relasi antar rancangan data tersimpan model relasi ini diperlukan untuk menggambarkan struktur data dari relasi antar data (yang  mungkin sangat komplek).

Model data ERD dibentuk dari empat komponen dasar yaitu :

  1. Entitas

Adalah segala sesuatu yang ada dan dapat dibedakan. Entitas dapat berupa orang, tempat, benda, peristiwa atau konsep yang bisa memberikan atau mengandung informasi.

  • Relasi

Hubungan antara entitas atau beberapa entitas jenis relasi yang ada di dalam database adalah sebagai berikut :

  1. Relasi banyak ke satu (N – 1).
    1. Relasi banyak ke banyak (N – M).
    1. Relasi satu ke banyak (1 – N).
    1. Relasi satu ke satu (1 –1).
  2. Atribut

Setiap entitas memiliki atribut-atribut atau elemen data yang mencirikan entitas tersebut.

  • Kunci (key)

Sebuah atribut atau set atribut yang nilainya mengidentifikasikan entitas secara unik dalam set entitas.

  • MySQL

Menurut Welling dan Thomson (2008:3-4) MySQL berarti sistem manajemen hubungan antar basis data yang sangat cepat dan sempurna. MySQL merupakan alat bantu untuk manipulasi basis data, sehingga basis data dapat dengan mudah diisi, diambil, disusun dan diubah datnya. Server MySQL pun dapat mengatur kontrol akses dari data, sehingga beberapa pengguna dapat sekaligus bekerja pada waktu yang bersamaan. Beberapa kelebihan MySQL, dibandingkan dengan sistem basis data sejenis seperti Microsoft SQL Server, Oracle:

  1. Kemampuan yang tinggi.
  2. Tidak dibutuhkan biaya untuk mendapatkan MySQL.
  3. Mudah untuk konfigurasi dan dipelajari.
  4. Dapat dijalankan pada beberapa sistem operasi seperti sistem Unix dan Microsoft Windows.


  • Metodologi Penelitian
    • Jenis dan Sumber data

Jenis dan sumber data yang digunakan ada dua, diantaranya :

  1. Data Primer

      Data primer merupakan informasi yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk melakukan investigasi terkait penelitian yang sedang dilakukan. Data primer dalam penelitian ini adalah data laporan informasi dari setiap lowongan pekerjaan yang masuk ke BKK SMK Bisa 1 Indonesia.

  • Data Sekunder

      Data sekunder bukan merupakan data yang diperoleh melalui pengamatan atau wawancara langsung, tetapi diperoleh dari suatu sumber penyimpanan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari pustaka, dipesan dari bank data sebuah institusi, ataupun diperoleh dari internet. Data sekunder dalam penelitian ini penulis mendapatkan data sekunder dari buku dan jurnal.

  • Metode Pengumpulan Data

Kegiatan dalam pengumpulan data meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. Metode observasi

Metode observasi adalah sistem pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung pada objek yang diteliti, sehingga didapat data yang akurat. Untuk memperolah data penulis melakukan pengamatan kegiatan secara langsung terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan di SMK Kerja 1 Indonesia yang berhubungan dengan proses pengolahan data lowongan pekerjaan.

  • Metode interview (wawancara)

Metode interview adalah metode atau kegiatan pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara langsung kepada responden yang terkait untuk mendapatkan data yang diperlukan. Dalam kegiatan ini dilakukan wawancara dengan Pimpinan Bursa Kerja Khusus.

Hal-hal yang penulis tanyakan antara lain :

  1. Bagaimana proses penyampaian informasi lowongan pekerjaan kepada alumni SMK Kerja 1 Indonesia?
  2. Bagaimana perlakuan untuk informasi lowongan pekerjaan yang diterima di BKK SMK Bisa 1 Indonesia?
  3. Berapa banyak alumni yang mendaftar dengan mengunakan sistem penginformasian yang sedang berjalan sekarang?
  4. Metode Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah metode penelitian yang dilakukan dengan cara mempelajari dokumen untuk mendukung data yang ada. Seperti arsip atau dokumen tentang data informasi lowongan pekerjaan, data jumlah siswa yang mendaftar, dan struktur organisasi.

  • Studi pustaka

Merupakan cara mengumpulkan data atau informasi serta pengetahuan yang berasal dari buku-buku, dokumen dan sebagainya yang berhubungan dengan masalah aplikasi lowongan pekerjaan.

  • Metode pengembangan sistem

Dalam pengembangan sistem ini penulis menggunakan metode Waterfall. Menurut Jogiyanto H.M (2010:59) WaterFall adalah metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan dan postulat-postulat yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi. Pada metode ini terdapat 6 ( enam ) tahap untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Ke-6 ( enam ) tahapan itu tersusun dari atas ke bawah, diantaranya Engineering, Analisis, Design, Coding, Testing, Maintenance. Dimana konsep dari metode ini adalah bagaimana melihat suatu masalah secara sistematis dan terstruktur dari atas ke bawah. Tahap-tahap pengembangan perangkat lunak metode waterfall dapat dilihat dibawah ini :

  1. System Engineering

System Engineering adalah tahap rekayasa system yang ada pada tahap ini menentukan kebutuhan-kebutuhan pada system yang akan dibangun. Penulis melakukan persiapan rancangan berupa penggambaran, perancangan, dan pembuatan sketsa, termasuk komponen perangkat lunak maupun perangkat keras dari suatu sistem. Kemudian dilakukan perancangan proses menggunakan DFD, perancangan database, perancangan desain input informasi lowongan pekerjaan, pembuatan desain output yang berupa informasi lowongan pekerjaan mengunakan pemrograman Android.

  • Analisis sistem

Analisis yaitu penulis melakukan analisis terhadap sistem yang lama kemudian dikembangkan dengan sistem yang baru. Sebagai langkah awal untuk melakukan analisis sebuah sistem adalah pengidentifikasian tujuan aplikasi serta untuk mengidentifikasi syarat-syarat  informasi yang dibutuhkan dari perancangan tersebut. Pada tahap ini peneliti melakukan analisis kebutuhan. Adapun kebutuhan untuk mencapai tujuan peneliti yaitu untuk merancang aplikasi lowongan pekerjaan maka dibutuhkan data dari SMK Kerja 1 Indonesia yaitu berupa data manajemen informasi lowongan pekerjaan, manajemen alumni, manajemen perusahaan, manajemen pendaftaran. Penyampaian informasi loker yang digunkan masih mengunakan sistem yang biasa yaitu dengan cara di tempel di papan pengumuman SMK Kerja 1 Indonesia. Oleh karena itu, dirancang sebuah aplikasi lowongan pekerjaan berbasis Android.

  • Design

Design adalah tahap penterjemahan dari keperluan-keperluan yang yang dianalisis kedalam bentuk yang lebih mudah dimengerti oleh pemakai, yaitu pada tahapan ini penulis membuat design dengan cara menampilkan kedalam Diagram kontek, data Diagram (Diagram Alir Data), entity Reationship. Struktur tabel, dan struktur menu.

  • Coding,

Coding adalah tahap penterjemahan data / pemecahan masalah software yang telah dirancang kedalam bahasa pemograman yang telah ditentukan. Pada tahapan ini penulis membuat Coding dari software Lowongan pekerjaan dengan mengunakan dasar dari System Engineering, Analisis, Design, Coding.

  • Testing

Testing adalah tahap pengujian terhadap program yang telah dibuat. Pengujian ini dimulai dengan membuat suatu uji kasus untuk setiap fungsi pada perangkat lunak untuk sistem informasi prosedure persediaan barang kemudian dilanjutkan dengan pengujian terhadap modul-modul dan terakhir pada tampilan antara muka untuk memastikan tidak ada kesalahan dan semua berjalan dengan baik dan input yang diberikan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

  • Maintenance

Maintenance Perangkat lunak yang susah disampaikan kepada pelanggan pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan dengan lingkungan (periperal atau system operasi baru) baru, atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *