Pengarang

Mary Pope Osborne adalah seorang penulis Amerika tentang buku anak-anak. Dia terkenal karena seri Magic Tree House yang memenangkan penghargaan dan laris, yang telah diterjemahkan ke dalam 35 bahasa. 

Novel Odyssey 1 : Raksasa bermata satu

PANGGILAN PERANG

Pada zaman dahulu kala di Pulau Ithaca,Yunani Kuno, hiduplah seorang pria bernama Odiseus. Meski ia seorang raja di pulau tersebut, Odiseus menjalani kehidupan yang sederhana. Ia gemar merawat ladang maupun kebun buah serta bekerja dengan menggunakan kedua tangannya sebagai pengrajin dan tukang kayu. Selain itu, ia sangat menikmati kebersamaan dengan keluarganya, ayah dan ibunya yang sudah lanjut usia; Penelope, sang istri tercinta; dan putranya, Telemakus.

Novel Odyssey 2 : Negeri orang mati

PULAU RAKSASA PEMAKAN MANUSIA

Selama berhari-hari, Odiseus, raja Pulau Ithaca di Yunani, mendayung bersama para pejuangnya di atas laut yang tenang. Ketika sedang mendayung, ia merasa kasihan pada mereka. Ia tahu bahwa mereka tengah berkabung atas kematian rekan-rekan mereka yang telah dibunuh oleh si raksasa bermata satu, Cyclops. Ia tahu mereka juga merasa amat bersalah atas perbuatan mereka yang bodoh
karena telah membuat marah Dewa Angin. Sekarang tidak ada angin yang meniup layar kedua belas kapal Yunani itu.

Novel Odyssey 3 : Negeri orang hidup

NEGERI ORANG HIDUP

Ribuan hantu yang meratap bergerak mendekati Odiseus. Ratapan mereka bergema dalam kabut. Odiseus dan anak buahnya mulai berlari. Mereka lari untuk menyelamatkan diri, lepas dari orang-orang mati itu…. “Ada daratan di depan!” seru salah seorang anak buah Odiseus. Kemudian, Odiseus terbangun dari mimpi buruknya. Ia tertidur di geladak kapal. Ia bermimpi tentang kunjungannya ke Negeri Orang Mati yang dikuasai oleh Hades dan Persefone. Sekarang, ia dapat melihat pulau milik Circe, sang penyihir, di kejauhan. Aku akan katakan pada Circe apa yang telah kulihat dan kudengar di Negeri Orang Mati, pikirnya. Aku yakin ia akan membantuku pulang ke Ithaca.

Novel Odyssey 4 : Dewi bermata kelabu

ODISEUS DAN PENELOPE

Odiseus, sang raja Ithaca, berjalan perlahanlahan di sepanjang pantai pulau yang berpohon rimbun. Ketika memandang laut yang bergejolak, ia merasa rindu pada tanah kelahirannya nun jauh di sana. Ia sudah tidak melihat tanah kelahiran maupun keluarganya selama hampir dua puluh tahun sejak ia
berlayar untuk bertempur dalam Perang Troya. Ia meratapi nasibnya yang sial setelah perang berakhir.

Novel Odyssey 5 : Kembali ke Itacha

PERPISAHAN DAN KESEDIHAN

Di bawah sebatang pohon zaitun di pantai yang terasing, terbaring Odiseus, sang raja
Ithaca yang tengah tersesat. Beberapa minggu sebelumnya, Odiseus telah berjuang menyelamatkan nyawa dari badai yang maha dahsyat. Ia menjalani hari-harinya tanpa makanan dan minuman. Ia berhasil menyelamatkan diri dari kematian berkat bantuan seorang dewi laut. Dan sekarang, hanya
dengan diselimuti dedaunan, ia terlelap kelelahan. Selama dua puluh tahun sejak meninggalkan
medan tempur di Troya, Odiseus telah berkalikali mencoba kembali ke Ithaca, tanah kelahirannya yang tercinta. Pada saat itu ia harus berhadapan dengan badai dan bertempur melawan berbagai monster. Ia telah kehilangan armada kapal beserta seluruh awak kapalnya.

Novel Odyssey 6 : Pertarungan terakhir

PENELOPE

Sambil menantikan kabar tentang sang putra, Penelope, ratu Ithaca, memanjatkan doa
kepada para dewa sambil mencucurkan air mata. Lima minggu yang lalu, putranya, Telemakus,
berlayar untuk mencari Odiseus, ayahnya yang telah lama menghilang. Tak lama sepeninggal putranya, Penelope mendapati bahwa para pria yang bermaksud meminangnya berencana menghabisi nyawa pemuda itu dalam perjalanan pulang.

DOWNLOAD LINK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here