Buku Panduan Menikah
Mantap Nikah



13 Buku Tentang Mantap Menikah – Menikah adalah suatu mimpi yang di idam idamkan oleh seorang laki-laki dan perempuan, dengan menikah maka seorang telah siap untuk melepas masa lajangnya. Nikah mempunyai hukum, tata cara, rukun dan hikmah yang harus terpenuhi. Berikut ini penjelasan mengenai pernikahan

Hukum Menikah

Hukum pernikahan bersifat kondisional, artinya berubah menurut situasi dan kondisi seseorang dan lingkungannya.
  • Jaiz, artinya boleh kawin dan boleh juga tidak, jaiz ini merupakan hukum dasar dari sebuah pernikahan. Perbedaan situasi dan kondisi serta motif yang mendorong terjadinya pernikahan menyebabkan adanya hukum-hukum nikah tersebut.
  • Sunnah, yaitu apabila seorang telah berkeinginan untuk menikah serta memiliki kemampuan untuk memberikan nafkah lahir maupun nafkah batin.
  • Wajib, yaitu bagi yang memiliki kemampuan memberikan nafkah dan ada kekhawatiran akan terjerumus kepada perbuatan zina bila tidak segera melangsungkan pernikahan.
  • Makruh, yaitu bagi yang tidak mampu memberikan nafkah.
  • Haram, yaitu apabila motivasi untuk menikah karena ada niat yang jahat, seperti untuk menyakiti istri, hanya menginginkan harta dan niat jahat lainnya.

Hikmah Pernikahan

  1. Cara yang halal dan suci untuk menyalurkan nafsu syahwat
  2. Untuk memperoleh ketenangan hidup, kasih sayang dan ketentraman
  3. Memelihara kesucian diri
  4. Melaksanakan tuntuan syariat
  5. Membuat keturunan yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa
  6. Sebagai media pendidikan : islam begitu teliti dalam menyediakan lingkungan yang sehat untuk membesarkan anak. Anak-anak yang dibesarkan tanpa orang tua akan memudahkan untuk membuat anak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak bermoral. Oleh karena itu, organisasi kekeluargaan yang direkomendasikan islam terlihat tidak terlalu sulit serta sesuai sebagai petunjuk dan pedoman pada anak-anak
  7. Mewujudkan kerjasama dan tanggung jawab
  8. Dapat menguatkan silatrrahmi

Rukun Nikah

  1. Calon pengantin laki-laki
  2. Calon pengantin perempuan
  3. Wali bagi perempuan
  4. Dua orang saksi lakil-laki yang adil
  5. ijab dan kabul (akad nikah)

Syarat Calon Suami

  1. Islam
  2. Laki-laki yang tertentu
  3. Bukan lelaki mahram dengan calon istri
  4. Mengetahui wali yang sebenarnya bagi akad nikah tersebut
  5. Bukan dalam ihram haji atau umroh
  6. Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
  7. Tidak mempunyai empat orang istri yang sah dalam suatu waktu
  8. Mengetahui bahwa perempuan yang hendak dinikahi adalah sah dijadikan istri

Syarat Calon Istri

  1. Islam atau Ahli Kitab
  2. Perempuan yang tertentu
  3. Bukan perempuan mahram dengan calon suami
  4. Bukan seorang banci
  5. Akil baligh (telah pubertas)
  6. Bukan dalam berihram haji atau umroh
  7. Tidak dalam masa iddah
  8. Bukan istri orang

Syarat Wali

  1. Islam, bukan kafir dan murtad
  2. Lelaki dan bukannya perempuan
  3. Telah pubertas
  4. Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
  5. Bukan dalam ihram haji atau umroh
  6. Tidak fasik
  7. Tidak cacat akal pikiran, gila, terlalu tua dan sebagainya
  8. Merdeka
  9. Tidak dibatasi dengan kebebasannya ketimbang membelanjankan harta

Syarat-Syarat Saksi

  1. Sekurang kurangnya dua orang
  2. Islam
  3. Berakal
  4. Telah Pubertas
  5. Laki-laki
  6. Memahami isi lafal ijab dan qabul
  7. Dapat mendengar, melihat dan berbicara
  8. Adil (tidak melakukan dosa-dosa besar dan tidak terlalu banyak melakukan dosa-dosa kecil)
  9. Merdeka

Syarat Ijab

  1. Pernikahan nikah hendaklah tepat
  2. Tidak boleh menggunakan perkataan sindiran
  3. Diucapkan oleh wali atau wakilnya 
  4. Tidak dikaitkan dengan tempo waktu seperti mut’ah (nikah kontrak atau pernikahan yang sah dalam temp tertentu seperti yang dijanjikan dalam persetujuan nikah mut’ah)
  5. Tidak secara taklik (tidak ada sebutan persyaratan sewaktu ijab dilafalkan)

Syarat Qobul

  1. Ucapan mestilah sesuai dengan ucapan ijab
  2. Tidak ada perkataan sindiran
  3. Dilafalkan oleh calon suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
  4. Tidak dikaitkan dengan tempo waktu seperti mut’ah
  5. Tidak secara taklik
  6. Menyebut nama calon istri
  7. Tidak ditambahkan dengan perkataan lain
Nah itulah dia sedikit informasi mengenai pernikahan, berikut ini saya lampirkan buku-buku yang anda bisa baca mengenai sebelum nikah dan sesudah nikah 

Download Buku Pernikahan

  1. Adab bersetubuh
  2. Adab malam pertama seorang muslim dan muslimah setelah akad nikah
  3. Akad nikah
  4. Do’a calon pengantin
  5. Do’a menggauli istri
  6. Empat kunci keharmonisan rumah tangga
  7. Khutbah nikah
  8. Memenuhi hak suami
  9. Menuju rumahku surgaku
  10. Menuju rumah tangga yang islami
  11. Mnuju Sakinah
  12. Nasehat pernikahan
  13. Wasiat untuk suami istri
Nah itulah dia informasi mengenai Hukum, rukun, syart calon istri, syarat calon suami, syarat wali, syarat saksi dan hikmah pernikahan dan tentunya buku tentang pernikahan. Untuk download silahkan klik link download di atas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here