Microbubble Teknologi Ramah Lingkungan untuk Budi daya Udang dengan Padat Tebar Sangat Tinggi atau Ultra Intensif
Microbubble Teknologi Ramah Lingkungan untuk Budi daya Udang dengan Padat Tebar Sangat Tinggi atau Ultra Intensif

Komoditas perikanan andalan ekspor dari Indonesia itu salah satunya ialah udang. Untuk mendukung pengembangan ekspor udang lebih komprehensif, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) KKP pada akhir tahun 2018 melakukan pengembangan teknologi baru budi daya udang vaname secara ultra intensif.

Teknologi baru ini dinamakan Microbubble. Teknologi ini bagi produksi perikanan budi daya nasional dalam mengatasi permasalahan yang biasa muncul sudah menjadi andalan. Kendala biasa dihadapi para pembudi daya udang yaitu : (1) modal besar untuk pembesaran seperti tambak, (2) biaya listrik tinggi, (3) pengelolaan limbah belum efektif, (4) terjadi kontaminasi serangan hama dan penyakit, dan (5) daya dukung lingkungan rendah. Untuk pembudi daya udang skala rumah tangga beberapa hal yang telah disebutkan dirasa menjadi kendala.

Teknologi microbubble terintegrasi dengan recirculating aquaculture system (RAS) dapat diterapkan untuk komoditas air payau laut jenis udang. Dan merupakan teknologi akuakultur ramah lingkungan dan berkelanjutan yang dapat membantu pembudi daya dengan modal usaha kecil. Selain itu teknologi ini juga merupakan solusi alternatif untuk usaha budi daya udang di darat karena jauh dari sumber air payau dan laut.

Duet Teknologi

Penerapan teknologi microbubble dan RAS ini dapat meningkatkan produksi udang vaname. Peningkatan produksi ini dengan menerapkan teknologi tersebut pada lahan terbatas dan padat tebar tinggi, yaitu lebih daripada 1000 ekor per meter kubik dikenal sebagai sistem budi daya ultra super intensif.

pelatihan budidaya udang vaname, padat tebar udang vaname kolam terpal, budidaya udang vaname super intensif, cara budidaya udang vaname air asin, budidaya udang air tawar di rumah, cara budidaya udang vaname di kolam terpal kecil,budidaya udang vaname air tawar, padat tebar udang vaname supra intensif

Kelebihan dari duet teknologi microbubble dan RAS ini tidak memerlukan ganti air dan penyiponan serta tidak ada sampah sisa metabolisme mengotori lingkungan. Pada sistem ini sampah kotoran akan ditangkap penyaring fisik dan selanjutnya akan digunakan untuk bahan pengolahan pupuk pertanian.

Penebaran benih mempunyai tujuan untuk meletakkan komoditas ikan dalam wadah dan media dengan padat penebaran tertentu. Penebaran benih merupakan proses awal kegiatan pembesaran.

Microbubble Teknologi Ramah Lingkungan untuk Budi daya Udang dengan Padat Tebar Sangat Tinggi atau Ultra Intensif

Sebelum dilakukan kegiatan penebaran, seleksi benih diperlukan untuk mencapai tujuan budi daya pembesaran komoditas ikan tersebut secara optimal. Untuk mendapatkan pertumbuhan optimal selama pemeliharaan maka benih akan ditebar harus dilakukan penyeleksian terlebih dahulu.

Tahap pertama penyeleksian itu dengan identifikasi karakter benih ikan bermutu dengan kriteria berikut ini :1. Mempunyai anggota badan sempurna2. Mempunyai ukuran sama3. Mempunyai tanggapan dari rangsangan4. Mempunyai posisi tubuh normal5. Saat diberi arus menghadap dan melawan6. Mempunyai warna terang7. Tidak berpotensi penyebab kontaminasi patogen

Padat tebar benih ikan sangat bergantung pada : (1) kesuburan wadah pembesaran, (2) ukuran ikan, (3) lama pemeliharaan, dan (4) sistem budi daya. Proses aklimatisasi dilakukan sebelum benih ditebar terlebih dahulu. Aklimatisasi merupakan kegiatan mengadaptasikan benih pada wadah pembesaran.

pelatihan budidaya udang vaname, padat tebar udang vaname kolam terpal, budidaya udang vaname super intensif, cara budidaya udang vaname air asin, budidaya udang air tawar di rumah, cara budidaya udang vaname di kolam terpal kecil,budidaya udang vaname air tawar, padat tebar udang vaname supra intensif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here