Media Audio Visual Sebagai Metode Belajar
Media Audio Visual Sebagai Metode Belajar

Audio (suara) dan visual (gambar) merupakan sesuatu yang dapat diproduksi, untuk disampaikan melalui suatu media sebagai sebuah hasil yang memiliki tujuan informasi. Produk audio visual juga sering disebut rekaman yang dapat didokumentasikan dan diputar ulang. contoh media audio visual gerak metode pembelajaran kelebihan dan kekurangan media audio visual media audio visual diam fungsi media audio visual penggunaan media audio visual dalam pembelajaran jenis-jenis media audio visual media audio visual pdf. Dalam membuat produk audio visual kreativitas, ketelitian, skill dan potensi diri, dari pembuat sangat mempengaruhi hasil yang disajikan. Puncak kemunculan karya audio visual terjadi pada saat perang dunia ke-2.

Pada saat itu, temuan teknologi sudah mumpuni untuk memproduksi karya audio visual. Penemuan kamera yang dapat dibawa kemana-mana, adalah satu diantara alat produksi karya audio visual yang cukup canggih pada waktu itu.Rekaman peristiwa bersejarah, pada saat itu dibuat sebagai alat propaganda perang. Hasil audio visual yang pertama masih belum berwarna atau masih hitam putih.

Tujuan rekaman yang dipergunakan sebagai alat propaganda adalah, untuk menumbuhkan semangat dan minat rakyat untuk ikut berperang mebela bangsa dan negara. Institusi militer merupakan wadah bagi rakyat yang ingin ikut sebagai prajurit perang. Rekaman ketika oprasi militer dijalankan juga menjadi karya audio visual pada jaman tersebut. Selain itu juga sebagai bukti kekuatan militer yang kemudian ditunjukkan kepada masyarakat, bahwa institusi militer dapat meraih kemenangan saat melakukan perjuangan

Selain sebagai sebuah karya, audio visual juga digunakan sebagai media pembelajaran dari media yang ada . Masing-masing media memiliki keunggulan dan fungsinya dan setiap media juga memiliki manfaat yang berbeda. Media muncul dari yang paling sederhana hingga memiliki kecanggihan yang luar biasa, dari yang cara penggunaan/operasional sangat mudah, hingga yang rumit dan sulit. Media audio visual adalah jenis media yang mencangkup dari sisi suara (audio) dan juga gambar (visual).

Jenis media audio visual memiliki nilai plus dikarenakan memiliki dua sajian yang saling melengkapi, dari sisi suara dan tampulan gambar.Media audio visual juga dipergunakan sebagai alat bantu menyampaikan materi pembelajaran di bangku sekolah. Guru memanfaatkan media ini sebagai sarana menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa.

Dengan menggunakan media audio visual siswa dapat menerima dua informasi sekaligus, saat penjelasan guru dan tampilan materi secara audio visual. Dengan demikian media audio visual menjadi cukup efektif dalam kegiatan pembelajaran (Dale, 1969).

Dari penjabaran Hermawan, 2007, menyebutkan, media audio visual merupakan media instruksional modern dan sesuai dengan perkembangan zaman (dilihat dari aspek kemajuan pengetahuan serta teknologi), media audio visual memiliki sajian dalam bentuk gambar dan suara.

Selain sebagai alat bantu seorang tenaga pendidik atau guru, media audio visual juga memiliki peran dalam akses informasi bagi masyarakat secara umum. Dengan menggunakan media audio visual seperti televi, seseorang mampu memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan informasi, baik secara lokal maupun secara luas (mendunia).

Tampilan dari media audio visual dapat memberikan pemahaman kepada siapapun ketika melakukan akses informasi. Seorang yang berada di Indonesia misalnya, ingin mengakses informasi di luar negeri, namun memiliki keterbatasan penguasaan bahasa Inggris, maka dari segi tampilan gambar, seseorang masih dapat menyerap informasi tersebut.

Inilah mengapa media audio visual memiliki kelebikan dibanding dengan media yang hanya berbentuk audio.Ketika seseorang mengakses informasi melalui media audio visual maka ia mempergunakan indera pandang maupun dengar untuk memahamai pesan yang diterima. Perkembangan dari media audio menjadi audio visual terjadi pada tahun 1940-an.

Peralatan elektronik juga turut berkembang sejalan dengan perkembangan audio visual. Tahun 1950-an, muncul teori komunikasi yang kemudian mulai mempengaruhi penggunaan alat bantu audio visual. Teori komunikasi juga menjelaskan bahwa media audio visual tidak hanya sekadar alat bantu, tetapi merupakan media yang menyalurkan informasi kepada audiens/masyarakat secara luas.

Melalui media audio visual seseorang tidak hanya berbagi pengalaman melaui kata-kata, tetapi dibantu dengan menunjukkan bukti konkret dari hasil rekaman melalui tampilan audio visual.Dari teori komunikasi yang dipaparkan oleh Rudy Brearz, seorang ahli komunikasi dan media pendidikan terdapat 3 ciri utama yang dimiliki media pendidikan tersebut:

  1. Suara (audio)
  2. Visual (gambar)
  3. Gerak

Percetakan merupakan salah satu teknologi paling tua dan dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. Percetakan bekerja berdasarkan prinsip mekanis, yang dilanjutkan dengan lahirnya teknologi audio visual. Ternologi audio visual menggabungkan antara teknologi mekanis dan elektronis, dan awalnya dipergunakan sebagai media pembelajaran. Sifat yang dimiliki audio visual dalam media pembelajaran sebagai berikut:

  1. Memiliki kemampuan untuk meningkatkan persepsi.
  2. Memiliki kemampuan untuk meningkatkan kemampuan.
  3. Memiliki kemampuan untuk meningkatkan pengalihan (transfer) belajar .
  4. Memiliki kemampuan dalam memberi penguat (reinforcement) atau pengetahuan hasil yang diperoleh.
  5. Memiliki kemampuan untuk meningkatkan ingatan (retensi)

Media audio visual juga memiliki jenis dan karakteristik utama yaitu gambar dan suara. Jenis media audio visual memiliki kemampuan yang saling melengkapi dari segi suara dan gambar (Miarso, 1986)Jenis-jenis media audio visual yang termasuk diam adalah media yang tampilan antara suara dan gambar tidak bergerak.

Film bingkai merupakan karya audio visual diam (sound slide) yaitu, film yang berukuran 35 mm, biasanya dibingkai dengan ukuran 2×2 inci, terbuat dari karton atau dari plastik. Film bingkai juga bervariasi, panjang pendek dari film bingkai tergantung dari materi dan tujuan yang ingin dicapai/disajikan, berdurasi antara 1 menit hingga lebih dari 1 jam. Film bingkai yang sering dibuat berdurasi 10 sampai dengan 30 menit.

Film bingkai adalah salah satu karya yang memanfaatkan sistem multimedia yang paling mudah diproduksi. Pembuatan sebuah karya dengan sistem multimedia, ketika dibuat dengan baik dan dramatis maka akan memiliki makna yang dalam. Film bingkai adalah gabungan sistem multimedia dari slide dan tape, dapat digunakan di berbagai lokasi dengan berbagai tujuan pembelajaran.

Ketika guru melakukan proses pembelajaran dari karya film bingkai maka akan tergugah emosional dan imajinasi siswa.Film gambar atau slide bersuara dapat diproduksi dari berbagai aplikasi yang ada di komputer seperti, power point, dan windows movie makeryang memiliki beberapa kelebihan yaitu:

  1. Mudah menarik perhatian karena gambar diproyeksikan dengan jelas
  2. Dapat disampaikan secara individu maupun kelompok kelas
  3. Isi gambar dapat dilihat berulang-ulang, atau diputar kembali, dapat tetap berurutan dan dapat memilih bagian yang diinginkan.
  4. Dapat berulang kali digunakan, tidak terikat waktu
  5. Dapat digunakan sebagai pembanding tanpa melepas dari proyektor
  6. Tujuan dari pembuatan dan pemakaian dapat disesuaikan kebutuhan
  7. Menyenangkan dan praktis
  8. Efisien, karena tidak mahal dan dapat berulang kali digunakan
  9. Penayangan dapat diatur, diperlambat maupun dipercepat

contoh media audio visual gerak metode pembelajaran kelebihan dan kekurangan media audio visual media audio visual diam fungsi media audio visual penggunaan media audio visual dalam pembelajaran jenis-jenis media audio visual media audio visual pdf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here