contoh komunikasi massa, karakteristik komunikasi massa, komunikasi massa pdf, ciri-ciri komunikasi massa,
contoh komunikasi massa, karakteristik komunikasi massa, komunikasi massa pdf, ciri-ciri komunikasi massa,

contoh komunikasi massa, karakteristik komunikasi massa, komunikasi massa pdf, ciri-ciri komunikasi massa, komunikasi massa menurut para ahli, efek komunikasi massa, fungsi komunikasi massa, komponen komunikasi massa, pengertian komunikasi secara umum, pengertian komunikasi menurut para ahli, pengertian komunikasi bisnis, tujuan komunikasi,proses komunikasi, fungsi komunikasi, definisi komunikasi, unsur-unsur komunikasi

Banyak sekali pengertian terkait dengan komunikasi yang dipaparkan oleh para ahli. Akan tetapi pada dasarnya komunikasi merupakan proses pengiriman informasi (baik ide, pesan dan gagasan), dari pihak komunikator kepada komunikan. Communication berarti komunis (bahasa Asing), memiliki arti “sama”.

Definisi dan Sejarah

Komunikasi juga memiliki tujuan menyamakan (make to common). Komunikasi secara sederhana dapat terjadi ketika ada kesamaan di antara komunikator dan komunikannya. Dengan begitu komunikasi sangat bergantung dari kemampuan masing-masing untuk dapat memahami satu sama lain.

Di awal sudah dijelaskan bahwa kegunaan komunikasi adalah untuk kepentingan organisasi, untuk mengungkapkan kebutuhan dan tujuan di dalamnya. Terdapat sinyal kimiawi dalam diri organisme, yang pada awalnya digunakan untuk proses reproduksi. Dengan adanya evolusi dalam sistem kehidupan, sinyal kimiawi yang masih primitif juga turut berubah atau berevolusi. Hal ini juga memunculkan peluang pada perilaku yang lebih rumit.

Komunikasi yang dilakukan manusia bertujuan untuk berbagi baik pengalaman, wawasan, ide, gagasan dll. Komunikasi pada manusia memiliki bentuk umum seperti suara, tulisan, gambar, gerak, dll. Komunikasi bisa juga terjadi secara interaktif, atau saling berinteraksi.

Ketika terjadi interaksi, maka ada pertukaran posisi penerima dan pemberi pesan. Melalui komunikasi akan terjadi saling memahami satu dengan yang lainnya. Terjadi kesamaan pemaknaan pesan, dari proses komunikasi yang terjadi. Pemaknaan pesan atau penafsiran menjadi efektif apabila apa yang dimaksud oleh komunikator dipahami sejalan oleh komunikan.

Kegiatan komunikasi menjadi topik perbincangan yang penting pada abad ke-20. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan komunikasi dianggap sebagai penemuan revolusioner. Anggapan ini dipengaruhi dengan adanya perkembangan yang sangat pesat pada bidang teknologi informasi dan komunikasi yang mendunia.

Komunikasi juga telah memiliki departemen tersendiri dalam tingkat akademi sesuai dengan bidang yang dijangkau. Komunikasi dibagi menjadi banyak ranah, diantaranya komunikasi dalam ranah budaya, pendidikan, program, media massa dll. Tedapat keberagaman dalam ranah pekerjaan dunia komunikasi.

Komponen Komunikasi

Menurut Laswell hal-hal atau komponen yang harus ada supaya kegiatan komunikasi dapat berjalan dengan maksimal yaitu:

  1. Sender: komunikator atau pengirim pesan
  2. Message: pesan, isi, ide dll yang akan dikirim atau disampaikan oleh komunikator
  3. Channel: saluran yang digunakan sebagai media pesan yang akan disampaikan. Ketika komunikasi dilakukan secara langsung saluran dapat berupa udara, yang menghantarkan atau mengalirkan getaran suara/nada
  4. Receiver: komunikator atau penerima pesan yang telah disampaikan oleh komunikator
  5. Feedback: umpan balik atau tanggapan yang terjadi setelah pesan diterima oleh komunikan
  6. Protokol: aturan yang sudah ada dalam perjanjian, atau disepakati kedua belah pihak dalam pengiriman pesan dan penerimaan pesan

Proses Komunikasi

Proses komunikasi yang harus terpenuhi menurut Harold De Lasswell terdiri dari komponen yaitu: komunikator, pesan, saluran, komunikan, dan umpan balik. Lima komponen tersebut apabila sudah terpenuhi maka, proses komunikasi dapat berjalan maksimal.

Ketika pesan disampaikan oleh komunikator kepada komunikan melalui suatu saluran atau media, terkadang terjadi hambatan yang membuat proses komunikasi tidak maksimal. Ketika hambatan terjadi maka tujuan pengirim pesan secara otomatis ikut terganggu atau tidak tersampaikan sesuai dengan harapan.

Dalam kegiatan komunikasi, komunikator selain memiliki muatan pesan yang akan disampaikan, juga memiliki harapan bahwa pesan yang disampaikannya akan dapat diterima dengan baik sesuai motif dan tujuan komunikator.Proses penyampaian pesan sangat berpengaruh kepada kesuksesan i pesan yang dikirimkan. Maka ketika akan mengirimkan suatu pesan, pemilihan media menjadi poin penentu yang cukup penting. Apabila media yang dipilih tidak tepat maka kegagalan pengiriman pesan akan semakin besar.

Model-Model Komunikasi

Terdapat model-model komunikasi yang dapat dipelajari. Dalam pembahasan ini akan dipaparkan tiga model komunikasi yaitu: model komunikasi linear, komunikasi interaksional dan komunikasi transaksional. Ketiga model komunikasi ini memiliki ciri masing-masing. Berikut adalah penjabaran dari tiga model komunikasi tersebut:

Model Komunikasi Linear

Claude Shannon dan Warren Weaver adalah ilmuan yang menderskripsikan terkait dengan model komunikasi linear, pada tahun 1949. Dalam buku The Mathematical of Communication dijelaskan bahwa hal ini bermula ketika mereka tertarik pada teknologi yang dimiliki media komunikasi massa radio dan telepon, kemudian muncul keinginan untuk mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan suatu informasi melewati beragam saluran atau channel. Dari usaha tersebut membuahkan hasil munculnya konsep model komunikasi linear. Elemen kunci dalam pendekatan model komunikasi linear yaitu: source atau sumber, message atau pesan, dan receiver atau penerima.Model linear ini mengasumsikan bahwa seseorang memiliki kedudukan hanya sebagai pengirim pesan atau hanya sebagai penerima pesan. Pandangan terhadap komunikasi linear dianggap sangat sempit dikarenakan partisipan-partisipan dalam proses komunikasi tidak dibahas. Konsep penting yang ada pada model linear adalah konsep gangguan yang terjadi dalam proses komunikasi. Noise dapat terjadi meski tidak diharapkan oleh pengirim maupun penerima pesan. Setiap pesan yang dikirimkan tidak menutup kemungkinan akan selalu mengalami gangguan.

Model Komunikasi Interaksional

Wilbur Schramm adalah seorang ilmuan, tahun 1954 mengungkapkan pandangannya tentang proses komunikasi dua arah. Komunikasi dua arah berarti terjadinya pertukaran posisi, antara komunikator dan komunikan, sehingga dengan adanya ttimbal balik maka seorang komunikan dapat menjadi komunikator dan komunikator dapat menempati posisi komunikan. Dengan adanya proses komunikasi yang melingkar, sebagai bukti proses komunikasi dapat terus berlangsung dan tidak terputus pada satu proses saja. Model komunikasi interaksional menggambarkan potensi dari setiap manusia berkembang dengan adanya interaksi sosial yang terjadi atau dialaminya. Model ini juga menjelaskan bahwa kedudukan antara komunikator dan komunikan adalah sejajar, tidak ada kesenjangan dikarenakan dapat saling bertukar pikiran melalui pesan yang disampaikan. Pada model komunikasi interaksional feedback atau umpan balik memiliki posisi yang penting, karena tanpa umpan balik maka model ini tidak terlaksanan.

Model Komunikasi Transaksional

Ilmuwan yang mengembangkan model komunikasi transaksional ini adalah Barnlund 1970. Pada model transaksional digarisbawahi bahwa pengirim dan penerima pesan pada saat proses komunikasi berlangsung secara terus-menerus. Model komunikasi transaksional artinya, terdapat proses yang kooperatif, antara pengirim pesan dan penerimanya, serta sama-sama memiliki tanggung jawab pada tingkat efektivitas komunikasi yang terjadi. Proses negoisasi makna pada model komunikasi transaksional melalui elemen verbal maupun non verbal terus menerus dilakukan atau dikirim dengan usaha terbaik dari pengirim pesan.

contoh komunikasi massa, karakteristik komunikasi massa, komunikasi massa pdf, ciri-ciri komunikasi massa, komunikasi massa menurut para ahli, efek komunikasi massa, fungsi komunikasi massa, komponen komunikasi massa, pengertian komunikasi secara umum, pengertian komunikasi menurut para ahli, pengertian komunikasi bisnis, tujuan komunikasi,proses komunikasi, fungsi komunikasi, definisi komunikasi, unsur-unsur komunikasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here