TEKNIK WAWANCARA

TEKNIK WAWANCARA : PENGERTIAN WAWANCARA

TEKNIK WAWANCARA: Wawancara adalah seni memperoleh informasi dan mendapatkan pemahaman lebih luas tentang kebenaran. Wawancara (interview) pada dasarnya suatu upaya untuk menggali serta mempertajam keterangan yang lebih dalam untuk mengungkapkan fakta sebuah berita dari sumber lain yang relevan.

INTERVIEW (WAWANCARA)

Interview atau Wawancara merupakan program tanya jawab antara pewawancara dgn narasumber (org yg diwawancara).

  • Percakapan terarah dan jelas tujuannya.
  • Memberi ruang/membiarkan orang mengatakan apa yg akan dikatakan.
  • Harus lebih merupakan percakapan biasa daripada pertemuan tanya – jawab.

TUGAS PEWAWANCARA

  •  Mencari, Menggali, Menganalisis
  •  Sebagai latar belakang informasi saja
  •  Wajib menyuarakan kebenaran.
  •  Berdiri diatas objektivitas, dan kemurnian fakta.
  •  Netral (Tidak berpihak).
  •  Independen
  •  Imparsial.

Tidak boleh bersikap mengalahkan orang yang diwawancara.

Baca Juga : Definisi Penelitian Dan Arti Penting Penelitian.

Wawancara dalam dunia jurnalistik adalah hal yang sangat penting, karena sumber berita selain didapat dari suatu peristiwa juga bisa didapat melalui wawancara. Komunikasi NON-VERBAL menempati  65% dari semua jenis komunikasi.

BENTUK WAWANCARA

  1. Wawancara berita (News interview), baik untuk wawancara hardnews, wawancara softnews, features, dll.
  2. Wawancara melalui telepon.
  3. Wawancara pribadi (personality interview).
  4. Wawancara dengan banyak orang.
  5. Wawancara dadakan / mendesak (spontanity interview).
  6. Wawancara serombongan (Group interview).

TEKNIK WAWANCARA : PERSIAPAN TEKNIS WAWANCARA

  • Persiapkan peralatan selengkap mungkin (kamera, tripod, mikropon/clip on, batere, dll
  • Datang lebih awal
  • Bertindak profesional dan percaya diri
  • Buat narasumber agar merasa dia orang yg ahli (kompeten) yg kita perlukan

PERSIAPAN WAWANCARA

  • Ketahui     siapa  yang  diwawancara  & mengapa  harus diwawancara.
  • Tetapkan apa yg diharapkan dari wawancara.
  • Lakukan riset. Sampai sedalam apa riset, disesuaikan dengan tujuan & jenis wawancara.
  • Lebih baik  menyiapkan   pointers  dari  pada  daftar pertanyaan yang terinci, agar jalannya wawancara berlangsung alamiah, spontan, tidak kaku. Kecuali pertanyaan sensitif/berbahaya, tulislah dgn ringkas.
  • Pertanyaan     harus  terbuka,  bukan  pertanyaan yang jawabannya “ya “ atau “tidak”
  • Pertanyaan harus jelas, agar tidak menimbulkan  salah interpretasi atau bermakna ganda.
  • Susun pertanyaan dari yg mudah  ke pertanyaan yg sulit.
  • Jangan lakukan latihan wawancara sebelum  wawancara resmi dimulai.
  • Pastikan dgn nara sumber mengenai isi wawancara yg tdk boleh dimuat.

TEKNIK WAWANCARA : PERSIAPAN WAWANCARA

  • Pastikan posisi duduk/berdiri selesai
  • Pastikan posisi kamera sudah sesuai
  • Brief nara sumber dgn percakapan ringan
  • Bicarakan dgn nara sumber apabila ada hal hal sensitif
  • Buat catatan kecil hal hal penting

WAWANCARA HARD NEWS

  • Baru/aktual
  • Singkat
  • To the point
  • Hanya menggali fakta fakta penting
  • Utk kebutuhan utama berita

WAWANCARA HARD NEWS

  1. Gunakan bahasa yang lazim/ terjemahkan istilah asing.
  2. Gunakan kalimat pendek dan mudah dimengerti.
  3. Tanyakan pertanyaan yg relevan (sesuai dengan keahliannya).
  4. Tanyakan pertanyaan lanjutan utk klarifikasi. Bila perlu dengan meminta contoh-contoh sebagai penjelasan.
  5. Jangan memberi kesan mengancam dgn nada bicara.
  6. Hindari gaya interogasi.
  7. Hindari pertanyaan yang bersifat menguji nara sumber.
  8. Hindari kalimat tanya yang bersifat mengadu domba.
  9. Untuk hal-hal yang spesifik, Pewawancara memaparkan persoalan/masalah  yang hendak dimintakan pendapat dari narasumber.

WAWANCARA KORBAN

Harus Peka terhadap kondisi fisik narasumber (korban). CONTOH: Apa yang anda rasakan ????. Bagaimana perasaan anda kehilangan suami (keluarga) ????

  1. Awali pembicaraan dengan pertanyaan sederhana.
  2. Jaga perasaan narasumber (empati).
  3. Segera ganti pembicaraan ketika narasumber tidak bisa menahan emosi (tidak nyaman).

TEKNIK WAWANCARA : WAWANCARA NARASUMBER BELUM BERPENGALAMAN

  1. Jelaskan seluruh prosedur yang akan dilakukan sejak awal hingga akhir wawancara. Hal ini dilakukan untuk membantu narasumber  mengatasi raa gugup.
  2. Jika wawancara berlangsung dalam studio ajak narasumber mengenal suasana dan lingkungan.
  3. Awali pertanyaan yang ringan sehingga narasumber merasa nyaman.

PEWAWANCARA

Persiapkan diri sebaik mungkin

  • Fisik dan Penampilan ( sehat, suara, make up, corak atau mode pakaian )

Materi wawancara (Pastikan semua bahan wawancara telah dipersiakan)

  • Tunjukan ketertarikan pada topik bahasan (bahasa tubuh dan kontak mata)
  • Mendengar dan bertanya (simakpenjelasan narasumber).
  • Penjelasan narasumber dapat dikembangkan sesuai relevansinya. (Pertanyaan tidak harus sesuai dengan daftar pertanyaan) 
  • Jangan pernah menggunakan kata HMMM, OK, EH, ketika menyimak penjelasan  narasumber.
  • Jangan pernah menetapkan lebel, asumsi, image jelek kepada narasumber.
  • Jangan pernah menggurui narasumber.
  • Dalam suatu TALKSHOW, gunakan gaya bertanya yang lugas dan tidak bertele tele.
  • Gunakan satu, dua lelucon ringan untuk mencairkan suasana terutama ketika narasumber terlihat tegang atau grogi.

KONDISI MENDESAK

Di dalam situasi mendesak, dimana waktu membaca dan melakukan riset sederhana tidak tersedia, langkah terbaik yang dilakukan pewawancara adalah mendiskusikan isi dan substansi wawancara dengan rekan seprofesi, reporter, produser atau bahkan atasan (pimpinan)

SALAM PEMBUKA

Hindari salam pembuka BASA BASI. Cukup satu salam pembuka.

Pewawancara: 1 X 3 + 2 = 5

Narasumber:  3 X 2  = 6

Total sebanyak 11 kali salam pembuka.

Selamat malam pemirsa. Malam ini kita akan membahas masalah pendidikan nasinal. Thema ini sengaja kami ketengahkan mengingat kian merosotnya peringkat pendidikan nasional kita dalam beberapa tahun terakhir dibandingkan dengan peringkat pendidikan di negara negara ASEAN lainnya. Untuk itu di studio telah hadir pakar pakar pendidikan. Saya perkenalkan, disebelah kanan saya ….. Kemudian disebelahnya …… dan yang paling ujung ……

CALL – IN SHOW

PEMIRSA dengan NARASUMBER: Pewawancara harus mampu menginterupsi percakapan pemirsa dengan narasumber.

Misal: maaf keterangan anda kita cukupkan sampai disini dulu, karena ada pemirsa lainnya yang ingin berinteraktif.

TELEPON PEMIRSA kpd NARASUMBER: Pewawancara harus mampu menginterupsi pertanyaan pemirsa yang bertele tele atau asal bunyi.

Misal:

  1. Terima kasih. Kami sudah memahami apa yang hendak Bapak sampaikan.
  2. Maaf tolong pertanyaan dipersingkat apa yang hendak Bapak sampaikan.

TELEPON PEMIRSA DILUAR KONTEKS:

Menjadi tanggung jawab pewawancara untuk menghentikan pertanyaan pemirsa dengan bahasa yang sopan.

PANGGILAN TELEPON KEPADA PEMIRSA

Pewawancara hanya diberikan kesempatan 2 kali untuk menyapa penelepon. Jika sapaan kedua tidak ada respon, pewawancara melanjutkan pertanyaan berikutnya kepada narasumber

TEKNIK WAWANCARA : MENGONTROL BIAS

Pewawancara harus senantiasa FOKUS pada pokok permasalahan agar tidak bias atau melebar kemana-mana.

Pewawancara harus punya keberanian menginterupsi dan mengingatkan narasumber agar kembali ke pokok persoalan.

Jangan pernah memotong keterangan narasumber  pada momen yang tidak tepat. Tunggu titik JEDA dengan bahasa yang sopan dan halus.

MANAJEMEN WAKTU

Pewawancara harus mampu mengelola waktu yang tersedia seefektif dan seoptimal mungkin.

Kerjasama dengan kerabat kerja lainnya sangat mutlak untuk mengingatkan WAKTU kepada pewawancara. 

MENGAKIRI WAWANCARA

Jangan sekali kali mengakhiri wawancara karena waktu tidak mengijinkan.

Misal: Sebenarnya masih banyak hala hal yang ingin kami tanyakan. Tetapi karena waktu tidak mengijinkan kami cukupkan saja sampai disini.

USAI WAWANCARA (TAPING)

Tanyakan apakah ada data data yg ingin ditambahkan

Katakan akan menghubungi jika ada hal hal yang masih kurang

Catat informasi yg berhubungan

Jika dipandang perlu sampaikan kepada narasumber kapan rencana penayangannya.

Respond For " TEKNIK WAWANCARA "

9 + 13 =

error: Content is protected !!